PEMALANG, inidesa.id– DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan peralatan sekolah dan paket sembako untuk korban banjir bandang di wilayah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Bantuan diterima langsung di posko tanggap darurat bencana banjir bandang kantor Kecamatan Pulosari, Sabtu (30/1/2026).
100 paket peralatan sekolah ditambah paket sembako, selimut, susu dan makanan ringan telah disalurkan untuk masyarakat yang terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, KNPI juga memberikan bantuan 60 sak semen untuk mendukung pemulihan infrastruktur.
Ketua KNPI Kabupaten Pemalang, Fatkhu Rozaq Agung Sanjaya mengatakan, warga yang terampak banjir bandang saat ini sedang membutuhkan uluran tangan baik sembako maupun peralatan sekolah.
Banyaknya rumah dan infrastruktur jembatan dan jalan mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, kata Rozaq, warga terutama anak-anak mengalami trauma akibat peristiwa banjir bandang itu, sehingga dibutuhkan pemulihan dan penanganan seperti trauma healing.
“Temen- temen KNPI Pemalang ikut peduli mendonasikan sembago, peralatan sekolah seperti tas dan buku, serta mi instan,” kata Rozaq di posko tanggal darurat bencana Kecamatan Pulosari.
Selain itu menurut Rozaq, untuk membantu pemulihan infrastruktur pada wilayah yang terdampak banjir bandang khususnya di Desa Penakir pihaknya menyumbangkan 60 sak semen.
“Sebelumnya kami kordinasi dulu dengan pihak posko apa saja yang dibutuhkan, termasuk perlatan sekolah dan semen yang saat ini dibutuhkan setelah sembako,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Pulosari, Andi Arif mengungkapkan rasa termakasih dan mengapresiasi kepada pihak KNPI yang sudah memberikan bantuan yang saat ini banyak dibutuhkan oleh warga yang terdampak banjir.
“KNPI sebelumnya sudah kordinasi bantuan yang akan di sumbangkan, dan tentunya peralatan sekolah dan semen yang saat ini kami butuhkan, dan sudah dilakukan oleh temen-temen KNPI,” ujar Andi.
Terpisah, DPD KNPI Pemalang juga menyalurkan donasi ke masing- masing DPK KNPI pada kecamatan Moga dan Kecamatan Watukumpul yang terampak tanah longsor.
Diketahui, 2 Kecamatan yaitu Pulosari dan Moga terdampak banjir bandang pada 24 Januari lalu. Wilayah yang paling terdampak yaitu di Desa Penakir Kecamatan Pulosari. Puluhan rumah luluh lantah dan puluhan hektar lahan pertanian hancur.
Saat ini, tim SAR dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang sedang melakukan evakuasi dan pembersihan material seperti kayu dan batu.













