PEMALANG, inidesa.id – Peta persaingan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pemalang 2026 di Kecamatan Comal semakin menarik.
Dari total 48 Bakal Calon Kades di 16 desa yang akan bertarung pada 9 November, tercatat 12 calon petahana masih percaya diri untuk kembali mencalonkan diri.
Data rekapitulasi akhir Kecamatan Comal menunjukkan dominasi petahana yang ingin mempertahankan kursinya.
Berikut 12 Calon Petahana yang Kembali Maju:
1. Suradi – Desa Tumbal
2. Dwi Susanto – Desa Pecangakan
3. Mochamad Nasir – Desa Sikayu
4. Muhanto – Desa Purwosari
5. Solikhin – Desa Gandu
6. Sri Triyastuti – Desa Gedeg (satu-satunya petahana perempuan)
7. Wahyu Nurdadi – Desa Gintung
8. Wahyu Widodo – Desa Sarwodadi
9. Irfanudin – Desa Susukan
10. Gunawan Hadi Saputro – Desa Klegen
11. Nuridin – Desa Kebojongan
12. Fuad Zen – Desa Kauman
Artinya, 75% desa di Kecamatan Comal (12 dari 16 desa) akan diwarnai pertarungan petahana versus penantang baru. Hanya 4 desa yang dipastikan akan memiliki kepala desa baru, yakni Desa Sidorejo, Lowa, Ambokulon, dan Kandang karena tidak ada petahana yang mendaftar.
Sementara itu, 8 desa akan menyajikan duel paling sengit dengan format 1 lawan 1, yang juga melibatkan petahana:
1. Pecangakan: Dwi Susanto (Petahana) vs Pujo Waluyo
2. Purwosari: Muhanto (Petahana) vs Marhaeny Wahyu Handayani
3. Gandu: Solikhin (Petahana) vs Susanti
4. Gintung: Wahyu Nurdadi (Petahana) vs Panji Busono
5. Sarwodadi: Wahyu Widodo (Petahana) vs Heros Satrio Wibowo
6. Lowa: Herman Basuki vs Siti Umi Kulsum (tanpa petahana)
7. Ambokulon: Bambang Sudiyo vs Slamet Gunarto (tanpa petahana)
8. Kandang: Damiri vs Wisnu Wijo Narko (tanpa petahana)
Menanggapi tingginya angka petahana yang maju dan peta persaingan yang cukup ketat, Camat Comal Muchammad Maksum memberikan statemen tegas.

“Kami minta kepada Panitia Pilkades, Panitia Pengawas (Panwas), dan seluruh tim sukses, termasuk para petahana, untuk memperhatikan dan mematuhi aturan pelaksanaan Pilkades. Tidak ada perlakuan khusus,” ujar Camat Comal.
“Panwas kami perintahkan untuk melakukan pengawasan melekat di setiap tahapan. Terutama untuk memastikan netralitas perangkat desa dan tidak ada penyalahgunaan program desa untuk kepentingan pemenangan calon,” tegasnya.
Pilkades tahun ini diharapkan berjalan jujur, adil, dan kondusif, baik di desa dengan duel 1 lawan 1 maupun di desa dengan calon terbanyak seperti Sidorejo (7 calon).

