Inidesa — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI menggelar sosialisasi literasi digital bertajuk “Merajut Nusantara: Aman Bermedia Digital” secara daring melalui platform Zoom, Kamis (13/08/2026).
Kegiatan yang diikuti elemen masyarakat tersebut bertujuan untuk mempercepat transformasi digital nasional, mengoptimalkan pemanfaatan internet untuk edukasi dan bisnis, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan data pribadi di ruang siber.
Anggota Komisi I DPR RI, Ruth Naomi Rumkabu, S.Pd., menyampaikan bahwa aman bermedia digital merupakan kemampuan menggunakan internet dan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab tanpa menimbulkan risiko bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Aman bermedia digital bukan berarti menghindari teknologi, tetapi memahami cara menggunakannya dengan benar, seperti melindungi data pribadi, menjaga keamanan akun, dan bertanggung jawab terhadap jejak digital,” kata Ruth dalam pemaparannya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, menyoroti tantangan transformasi digital seperti ancaman hoaks, penipuan online, kebocoran data, dan kesenjangan akses. Menurutnya, pemanfaatan teknologi secara bijak perlu diimbangi dengan etika dan literasi digital yang kuat agar dapat membuka peluang ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat.
Sementara itu, Social Media Influencer Papua, Jeni Karay, mengingatkan peserta akan pentingnya perlindungan data pribadi yang ia sebut sebagai “kunci hidup digital”. Ia menegaskan bahwa kebocoran data pribadi dapat memicu berbagai aksi kejahatan siber seperti pemalsuan identitas dan pencurian akun.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah dan DPR berharap dapat mewujudkan media komunikasi dua arah yang efektif sekaligus membangun ekosistem digital Indonesia yang aman, sehat, dan bermanfaat.

