PEMALANG, inidesa.id – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti halaman rumah Bakal Calon Kepala Desa Pecangakan, Pujo Waluyo, di Dusun Butak, Desa Pecangakan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Rabu (23/9/2026).
Pujo Waluyo menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Pengajian Umum dan tasyakuran menjelang pemberangkatan umroh yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga sekitar.
Dalam sambutannya, Pujo Waluyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara Maulid Nabi dan Doa Bersama tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah, tokoh agama, dan warga yang sudah hadir di acara Maulid Nabi dan doa bersama malam ini,” ucap Pujo Waluyo.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan acara masih terdapat banyak kekurangan, baik dari segi tempat maupun jamuan.
Pada kesempatan tersebut, Pujo Waluyo juga secara khusus meminta doa kepada seluruh jamaah agar perjalanan ibadah umroh dirinya bersama keluarga yang akan berangkat pada tanggal 25 September 2026 diberikan kelancaran dan keselamatan sampai tujuan.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat yang mewakili keluarga, Ustadz Shohibul Dzuhri turut menyampaikan terima kasih dan berpesan kepada jamaah untuk mendoakan perjalanan umroh Pujo Waluyo sekeluarga agar menjadi umroh yang mabrur dan mabruroh.
Lebih lanjut, Shohibul Dzuhri juga mengajak warga untuk memberikan dukungan dan doa kepada Pujo Waluyo agar terpilih sebagai Kepala Desa Pecangakan, Kecamatan Comal pada pemilihan 9 November 2026 mendatang.

“Semoga Pak Pujo Waluyo terpilih sebagai Kepala Desa Pecangakan, agar bisa membawa Desa Pecangakan semakin maju, membawa perubahan, dan dapat mensejahterakan rakyat,” harapnya.
Penceramah KH. Chasan Chayyi Alhafidz dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi pemimpin itu harus mencontoh akhlak Kanjeng Nabi, jujur, amanah, dan melayani umat dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.
Berkenaan dengan ibadah umroh, KH. Chasan Chayyi Alhafidz menjelaskan bahwa umroh merupakan panggilan dari Allah SWT. Ia mendoakan agar perjalanan umroh Pujo Waluyo sekeluarga diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan, keselamatan jamaah umroh, dan kemajuan Desa Pecangakan. (*)

